Ensiklopedi Umum

Front Cover
Kanisius, Jan 1, 1991 - Encyclopedia and dictionaries
5 Reviews
 

What people are saying - Write a review

User ratings

5 stars
2
4 stars
0
3 stars
3
2 stars
0
1 star
0

User Review - Flag as inappropriate

bbb

User Review - Flag as inappropriate

KATA PENGANTAR
Program Undang-undang Pertanahan, yang sedang dilaksanakan oleh Direktorat Pertanahan, Universitas Nasional Timor Lorosa’e dan tim teknis dari ARD, Inc, berusaha untuk mempermudah
penelitian ilmiah tentang isu-isu tanah yang akan diberikan kepada Departemen Kehakiman dan Pemerintah untuk dipakai sebagai dasar bagi opsi kebijakan dan perancangan undang-undang pertanahan di masa depan.
Dengan demikian, perlu untuk mendukung semua peserta yang berpartisipasi dalam proyek, supaya menggunakan istilah-istilah teknis dan hukum ini. Oleh karena itu, kami diminta untuk mengembangkan sebuah dokumen kerja yang disebut Glosari Pertanahan. Dokumen ini berusaha untuk menjelaskan konsep-konsep terminologi teknik dan hukum tanah dalam bahasa Tetun dan persamaannya dalam bahasa Portugis, Ingris dan Indonesia.
Glosari ini telah dikembangkan sebagai bagian dari tugas pengembangan kapasitas. Oleh karena itu, akan diperbaiki dan diperluas pada masa yang akan datang. Kami menyambut baik saran, komentar dan perbaikan-perbaikan dari anda.
Ketika menerjemahkan istilah-istilah ini kedalam bahasa Tetun, ada beberapa isu yang muncul di Timor Leste. Dan ada beberapa bentuk bahasa Tetun. Langkah yang diambil dalam pengembangan glosari ini adalah memilih Tetun Praça, karena dipertimbangkan sebagai bahasa yang dipakai secara luas di Timor Leste. Jeffry Hull: “Bentuk yang lebih dikenal adalah Tetun-Praça atau Tetun Dili, yang merupakan bahasa ibu bagi 110,000 orang di kota Dili, dan merupakan bahasa sehari-hari bagi penduduk asli Negara ini, yang mana hingga saat ini berjumlah 750,000 jiwa. Bagi banyak orang Timor dan Liturgi gereja Katolik, Tetun-Praça sebagai bahasa kedua, dan dengan demikian akan tetap memperluas sumbernya”.
Catatan: Definisi yang ada dalam dokumen kerja ini dikutip dari berbagai sumber. Kamus bahasa Ingris, Portugis, Indonesia dan Tetun sebagaimana didalam daftar pustaka, memeberikan definisi dalam sebagian aspek. Di sisi lain, tim penerjemah ARD menerjemahkan definisi-definisi ini ke dalam bahasa lain. Akhirnya, tim ini juga mengembangkan definisinya tersendiri sebagaimana ditunjukkan.
E-mail address: landlawprogram.com
KELOMPOK:
Kordenator: Dr. Edwin Urresta
Sandra Cicenia
Asisten Hukum: Julio Agostinho
Tim Penerjemah: António Sequeira
Domingos da Costa
Fernando da Conceição
Francisco Ribeiro
A
Adat <Costume/ Lisan/ Custom> Suatu kelakuan yang oleh karena pemakaiannya yang sudah biasa dan tak berubah sejak dahulu kala dan memiliki kekuatan hukum yang dipatuhi oleh penganutnya.
Alokasi <Afectação/ Afetasaun/ Allocation> Tindakan penyerahan aset pemerintah kepada badan hukum resmi harus didahului dengan suatu permohonan resmi dari badan hukum yang berminat. (Dekrit Undang-undang 19/2004).
Alternatif Resolusi Sengketa <Resolução Alternativo da Disputa/ Resolusaun Alternativu ba Disputa/ Resolução Alternative Dispute Resolution> Prosedur menyelesaikan sengketa secara sukarela dengan cara selain proses pengadilan. Metode yang dipakai termasuk mediasi, konsiliasi dan arbitrasi serta persetujuan.
Arbiter <Árbitro/ Árbitru/ Arbitrator> Seseoran yang netral dalam menyelesaikan sengketa yang melibatkan beberapa pihak, khususnya dengan memakai arbitrasi formal.
Arbitrasi <Arbitragem/ Arbitrajen/ Arbitration> Suatu proses penyelesaian sengketa tanpa melalui proses peradilan, tetapi menyerahkan sengketa kepada seorang (arbiter) yang dipilih secara bersama-sama oleh pihak-pihak yang bersengketa untuk mengambil keputusan secara tertulis yang bersifat tetap dan mengikat.
Aset <Bens/ Rikusoinn/ Asset> Hal atau sesuatu yang dimiliki dan bernilai (harta benda, perlengkapan, uang, hak cipta, pengetahuan, dll).
B
Banding Administratif <Recurso Administrativo/ Rekurso Administrativa/ Administrative appeal> Proses untuk mendapat tinjauan ulang atas suatu keputusan administratif di tingkat yang lebih tinggi dalam lingkup suatu departemen.
Barter <Permuta/ Barte/ Barter> Adalah persetujuan oleh dua pihak untuk saling menukar harta benda. Hal ini
 

Selected pages

Common terms and phrases

Bibliographic information